Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pandeglang, Winarno mengatakan, air laut yang warna cokelat perlu semacam pendangkalan atau pengerukan solusinya.
Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan beberapa OPD untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Baca Juga:
Dugaan Penistaan Agama, 2 Wanita di Lebak Minta Maaf dan Akui Salah Injak Al-Qur'an
"Nanti melibatkan dinas yang lain, jadi ada beberapa OPD yang kita libatkan di antaranya PUPR, Perkim, Perhubungan, sama DLHK," pungkasnya.[mga]