"Ketika kami melihat kedalaman dan ukuran beberapa lubang yang ditemukan, ini bukan hanya istana pasir," keluh Smith.
Pihaknya segera mengurusi beberapa lubang dalam yang ditemukan di pantai wilayah Sanibel.
Baca Juga:
Dulu Jadi Primadona, Pantai Pasir Berbunyi di Nias Utara Kini Sepi
Pihak Pekerjaan Umum kemudian mengisi kembali galian yang ditinggalkan terbuka tersebut.
Sementara Departemen Kepolisian Pulau Marco memberikan imbauan kepada pengunjung agar menutup kembali lubang yang mereka gali ketika di pantai.
Mereka juga mengunggah menemukan sebuah sekop yang ditinggalkan di salah satu lubang tak tertutup.
Baca Juga:
Puluhan Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur Beracun di Pantai Gunungkidul, Korban Mulai Berjatuhan
"Tolong isi ulang lubangnya dan bawalah barang-barang Anda dengan baik. Ini berbahaya bagi pengunjung pantai lainnya, terutama penyu kami yang cantik," tulis departemen itu.[mga]