Saat itu, Ifan mengaku tergulung air hingga badannya terlilit kabel.
"Kemudian gua sadar. Gua lepasin lilitan kabel dan gua naik keatas. Ternyata gua udah ada ditengah laut,"
Baca Juga:
1.496 Pemudik Diberangkatkan dalam Program Mudik Bareng ESDM 2026, PLN Siapkan Layanan Maksimal
"Tapi sebelum naik, ya gua sebisa mungkin tidak buka mulut. Menafas dari sisa-sisa udara di dalam diri gua," tambahnya.
Ifan sadar dirinya dihantam tsunami ketika berada di atas permukaan air.
Sambil berusaha menyelamatkan diri, Ifan sempat menangis melihat apa yang sedang terjadi.
Baca Juga:
Jaga Kenyamanan Ibadah, PLN Amankan Pasokan Listrik Sumatera Utara Saat Ramadan
"Gua nangis mengeluh sambil nyelamatin diri, 'ini apaan sih'. Gua mikir itu mimpi. Pas berhenti kok airnya mundur, narik ke tengah laut. Gua ke laut," ucapnya.
Di tengah usahanya menyelamatkan diri, Ifan sadar ada seseorang yang menarik tangannya.
Orang tersebut tampak hendak menyelamatkan Ifan agar tak tenggelam di laut.