Kini, gagasan pemindahan ibu kota negara kembali diusung Presiden Jokowi.
Jokowi mengatakan, kajian soal pemindahan ibu kota negara sudah dilakukan sejak lama.
Baca Juga:
PLN Tanamkan Budaya Hemat Energi Sejak Dini, Siswa SDIT Al Muhajirin Diajak Jadi Generasi Peduli Listrik
Namun, perlu keberanian untuk mengeksekusinya.
"Kalau tidak kita eksekusi kajian-kajian yang ada ini, ya sampai kapan pun tidak akan terjadi. Memang butuh keberanian, ada risikonya dari situ, tapi kita tahu kita ingin pemerataan bukan Jawa-sentris tapi Indonesia-sentris," ujarnya.
Ada sejumlah alasan yang mendasari pemerintahan Jokowi memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Penajam Paser Utara.
Baca Juga:
PD Pasar Dairi Konsisten Menertibkan Pedagang di Luar Pasar
Mulai dari pemerataan ekonomi hingga populasi.
Jokowi mengungkap, saat ini, 58 persen produk domestik bruto (PDB) ekonomi atau perputaran uang ada di Pulau Jawa.
Padahal, Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau.